Inilah Prosedur dalam Audit Berbasis Resiko yang tepat

Apakah anda tahu apa itu audit berbasis resiko? jadi, yang dimaksud Audit berbasis resiko dapat dimaknai atau diartikan sebagai audit yang memiliki fokus dalam analisis dan pengelolaan resiko dengan mendasarkan tujuan dan planing yang dimotori oleh filosofi penilaian resiko. Dengan demikan jelaslah bahwa yang menjadi Fokus auditing berbasis resiko melakukan validasi bahwa lingkungan pengendalian internal dapat berfungsi sesuai rencana. Uadit berbasis resiko ini sangatlah penting, oleh karena itu banyak perusahaan yang menggunakan sumber daya sumber daya auditor yang profesional baik dengan merekrut staff ahli dibidang audit maupun melakukan kerjasama dengan penyedia jasa auditing profesional.

Tahap – tahap pelaksanaan Audit berbasis resiko

audit berbasis resiko– langkah kesatu: mengerti area bisnis
kunci audit berbasis risiko yang efisien merupakan biar auditor internal mengawali proses perencanaan dengan uraian merata tentang proses bisnis. perihal ini berlaku buat zona yang lagi dikaji.
– langkah 2: evaluasi risiko dini
tujuan dari evaluasi risiko dini merupakan buat mengenali tingkatan risiko dan juga kecukupan pengendalian dalam bermacam proses fungsional unit bisnis. evaluasi tersebut berfokus pada profil bisnis, struktur manajemen, pergantian organisasi, permasalahan manajemen dan juga komite audit buat memastikan zona risiko terbanyak.
– langkah 3: menumbuhkan rencana audit 3 tahun
bersumber pada evaluasi risiko dini yang menempatkan proses bisnis yang mampu diaudit dalam matriks bersumber pada risiko rendah hingga besar, rencana audit 3 tahun mampu terbuat.
– langkah keempat: lengkapi evaluasi risiko sekunder
pada sesi ini audit berbasis risiko ini, dicoba sepanjang audit terjadwal. auditor internal memastikan keefektifan rancangan kontrol.
– langkah kelima: penerapan program audit internal
sehabis melaksanakan penyesuaian terhadap lingkup audit bersumber pada hasil evaluasi risiko sekunder, rencana audit telah tuntas dan juga riset lapangan audit mampu diawali.
– langkah 6: jalani pertemuan resmi keluar
pertemuan resmi keluar wajib dicoba dengan manajemen pembedahan dan juga senior saat sebelum meninggalkan lapangan buat menyajikan isu-isu yang dicatat sepanjang audit, dan anjuran aplikasi tersadu buat tingkatkan pengendalian, efisiensi, dan juga kinerja operasional.
– langkah 7: pelaporan dan juga komunikasi
sehabis rapat selesao, draf kabar dikeluarkan manajemen pembedahan buat memohon rencana aksi revisi. draft kabar wajib mencakup penemuan dan juga saran yang berperingkat besar, lagi, ataupun berbahaya rendah.

Demikian pembahasan terkait audit berbasis resioko, semoga dengan pembahasan ini anda dapat memahami audit berbasis resioko terutama prosedur -prosedurnya dengan baik. Jadi pada intinya audit berbasis resiko memiliki cakupan aspek perencanaan tahunan formal, melakukan pembaharuan perencanaan sebelum segmen audit dimulai, dan feed back secara berkala dari manajemen dan komite audit terkait dengan ekspektasi konten laporan keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *